Bitung – Dalam rangka kegiatan Pengumpulan dan Penyajian Data (Pulsaji Data) Satuan Komando Kewilayahan (Satkowil) Tahun Anggaran 2026, Tim Staf Direktur Pusat Informasi Teritorial Pusterad melaksanakan kunjungan kerja di Makodim 1310/Bitung, Jalan Babe Palar, Kelurahan Madidir Unet, Kecamatan Madidir, Kota Bitung, Selasa (27/10/2026).
Kedatangan Tim Staf Direktur Pusat Informasi Teritorial Pusterad di Makodim 1310/Bitung, dipimpin Brigjen TNI Raja Benny Arifin, selaku Ketua Tim bersama Mayor Inf Sentot, disambut Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ didampingi Kasdim 1310/Bitung Mayor Cpm Samsuri Usman, para Perwira Staf, para Danramil jajaran, serta personel Kodim 1310/Bitung.
Mengawali kegiatan, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ dalam sambutannya, menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim Staf Direktur Pusat Informasi Teritorial Pusterad di Makodim 1310/Bitung. Ia menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk perhatian dan pembinaan dari komando atas untuk mendukung optimalisasi sistem informasi serta meningkatkan validitas data teritorial di satuan kewilayahan.
Menurut Dandim, data teritorial yang akurat, aktual, dan dapat dipertanggungjawabkan merupakan fondasi penting dalam perencanaan, pengambilan keputusan, serta pelaksanaan tugas pembinaan teritorial di lapangan.
“Data yang valid juga menjadi faktor pendukung dalam mengoptimalkan deteksi dini dan lapor cepat terhadap berbagai perkembangan situasi di wilayah,” ungkap Dandim.
Sementara itu, Ketua Tim Brigjen TNI Raja Benny Arifin, memberikan sambutan sekaligus menyampaikan pengarahan mengenai teknis pengelolaan informasi teritorial secara berkelanjutan. Materi yang disampaikan meliputi tahapan perencanaan, teknik pengumpulan fakta di lapangan, metode pengolahan data, hingga penyajian informasi secara sistematis.
Dalam arahannya, Ketua Tim menekankan pentingnya pembaruan data geografi, demografi, dan kondisi sosial di wilayah binaan secara berkala oleh para Perwira Staf, Danramil, serta Babinsa jajaran Kodim 1310/Bitung.
“Hal tersebut diperlukan untuk memastikan bahwa data yang dimiliki satuan senantiasa sesuai dengan dinamika dan kondisi nyata di lapangan,” ujarnya.
Selain itu, data kewilayahan diharapkan dapat diselaraskan guna mendukung berbagai program pemerintah yang melibatkan TNI Angkatan Darat, antara lain program ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur pedesaan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.
Ketua Tim juga mengingatkan seluruh aparat kewilayahan agar memastikan data aparat, sarana dan prasarana, serta data teritorial Satkowil selalu diperbarui, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, penyerahan palakat dan suvenir, serta foto bersama.
Kunjungan ini bertujuan untuk melaksanakan asistensi, verifikasi, pendalaman, dan sinkronisasi data yang dimiliki Kodim 1310/Bitung, sehingga tidak terjadi tumpang tindih maupun ketidaksesuaian antara data administrasi dengan kondisi riil di wilayah binaan.
Melalui kegiatan Pulsaji Data Satkowil TA 2026 ini, diharapkan pengelolaan informasi teritorial di lingkungan Kodim 1310/Bitung semakin tertib, akurat, dan terintegrasi, sehingga dapat mendukung kelancaran pelaksanaan tugas pembinaan teritorial serta pengambilan keputusan secara tepat.(rd)




