Bitung – Pekerjaan pembangunan jembatan beton yang merupakan bagian dari program Presiden Prabowo Subianto di wilayah teritorial Kodim 1310/Bitung, tepatnya di Kelurahan Girian Indah, Kecamatan Girian, Kota Bitung, resmi mulai dikerjakan, Selasa (07/04/2026).
Tahap awal pembangunan diawali dengan pengerjaan pondasi menggunakan batu belah sebagai dasar struktur jembatan. Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memastikan kekuatan dan ketahanan jembatan yang akan dibangun guna menunjang aktivitas masyarakat.
Pembangunan jembatan tersebut diharapkan dapat memperlancar akses transportasi warga, terutama dalam menunjang kegiatan ekonomi, pendidikan, serta pelayanan ke fasilitas umum di wilayah tersebut. Selama ini, akses yang ada sudah rusak akibat hujan deras yang melanda daerah tersebut, sehingga kehadiran jembatan beton ini menjadi solusi yang sangat dinantikan masyarakat.
Dalam penyampaiannya, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah pusat dalam meningkatkan infrastruktur di daerah.
Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung dan mengawal proses pembangunan agar berjalan lancar, tepat waktu, dan sesuai dengan standar yang telah ditentukan.
“Pengerjaan pondasi batu belah ini menjadi tahap awal yang sangat penting. Kami akan terus melakukan pengawasan agar kualitas pembangunan tetap terjaga sehingga nantinya jembatan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, keterlibatan berbagai pihak, termasuk masyarakat setempat, juga menjadi faktor pendukung dalam percepatan pembangunan. Gotong royong dan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, serta warga diharapkan mampu mempercepat proses pengerjaan hingga selesai.
Dengan dimulainya pembangunan ini, masyarakat Kelurahan Girian Indah menyambut baik dan berharap proyek tersebut dapat segera rampung sehingga akses penghubung antar wilayah menjadi lebih mudah dan aman.
“Kegiatan pembangunan jembatan ini dilaksanakan guna memudahkan mobilitas masyarakat, khususnya anak-anak sekolah yang setiap hari melintasi jalur tersebut,” tambah Dandim.(rd)





