Papua – Direktorat Lalu Lintas Polda Papua melaksanakan Operasi Keselamatan Cartenz 2026 hari ke-8 dengan fokus pada penegakan hukum dan edukasi keselamatan berlalu lintas. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan PTC Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Rabu (11/02/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Bin Opsnal Ditlantas Polda Papua, AKBP Marthen W. Asmuruf, S.Sos., M.M, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Papua, AKBP Muhammadi Mukhtari, S.H., S.I.K., M.H, serta Kasubdit Regident Ditlantas Polda Papua, Kompol Viky Pandhu Widhapermana, S.H., S.I.K., M.H.
Operasi ini melibatkan personel Ditlantas Polda Papua serta unsur terkait, yakni Bappenda Provinsi Papua, Jasa Raharja Provinsi Papua, dan Samsat Provinsi Papua.
Dalam arahannya, AKBP Marthen menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Cartenz tidak hanya berorientasi pada penindakan, namun juga peningkatan kesadaran masyarakat.
“Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta mengutamakan etika dan kehati-hatian di jalan raya,” ucap AKBP Marthen.
Penindakan difokuskan pada pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan, seperti tidak menggunakan helm SNI dan sabuk pengaman, menggunakan ponsel saat berkendara, berkendara di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, melawan arus, berkendara dalam pengaruh alkohol, serta melebihi batas kecepatan.
Berdasarkan hasil kegiatan, petugas mencatat 147 teguran, terdiri dari 120 pengendara roda dua dan 27 pengendara roda empat, serta satu penindakan tilang terhadap pengendara roda dua.
Selain penegakan hukum, petugas juga melaksanakan kegiatan preemtif dengan membagikan 100 brosur keselamatan berlalu lintas kepada pengguna jalan. Di sisi lain, melalui sinergi dengan Bappenda Provinsi Papua, dilakukan pengecekan pajak terhadap 499 kendaraan bermotor, yang terdiri dari 215 kendaraan roda dua dan 284 kendaraan roda empat.
AKBP Marthen juga menambahkan masyarakat diharapkan menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama saat berkendara.
“Gunakan helm berstandar SNI, patuhi rambu dan marka jalan, lengkapi surat-surat kendaraan, serta hindari berkendara dalam kondisi lelah maupun di bawah pengaruh alkohol. Dengan disiplin berlalu lintas, kita dapat melindungi diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” tegasnya.
Polda Papua mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung Operasi Keselamatan Cartenz 2026 dengan membangun budaya tertib berlalu lintas.
“Kepatuhan terhadap aturan, penggunaan perlengkapan keselamatan, serta sikap saling menghormati di jalan raya menjadi kunci utama dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, demi terciptanya keamanan dan keselamatan bersama di wilayah Papua,” pungkasnya.(rd)







