banner 728x250

Jelang Ramadhan, Wabup Pastikan Situasi Kamtibmas Nabire Tetap Kondusif

banner 120x600

Papua – Wakil Bupati Nabire, Papua Tengah, Burhanuddin Pawennari memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayahnya tetap aman dan kondusif menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026.

Kepastian tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Tarhib Ramadhan yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nabire di Islamic Center Al Falah Nabire, Sabtu.

Burhanuddin menegaskan bahwa kondusivitas daerah merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah, aparat keamanan, serta seluruh elemen masyarakat yang terus menjaga stabilitas wilayah.

Ia mengajak umat Muslim menjadikan Ramadhan sebagai momentum untuk memperkuat persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah, serta menjaga kerukunan antarumat beragama.

Menurutnya, Ramadhan tidak hanya dimaknai sebagai ibadah menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sebagai waktu untuk membersihkan hati dari iri, dengki, dan amarah, sekaligus mempererat hubungan antarsesama. Pemerintah daerah berharap nilai-nilai tersebut semakin tumbuh di tengah masyarakat sehingga tercipta suasana yang damai dan harmonis sepanjang bulan suci.

“Mari menyambut Ramadhan dengan memperbaiki niat, saling memaafkan, dan memperkuat ukhuwah Islamiyah. Hati yang bersih akan melahirkan sikap tulus, sedangkan ukhuwah yang kuat akan menciptakan masyarakat yang damai, rukun, dan saling mendukung dalam kebaikan,” ujar Burhanuddin.

Sementara itu, Ketua MUI Nabire, KH Rohimin Abdul Rahman, menyampaikan bahwa Tarhib Ramadhan menjadi sarana untuk mempersiapkan pelaksanaan ibadah sekaligus menyatukan organisasi kemasyarakatan Islam, ulama, umara, pengurus Dewan Kemakmuran Masjid, pondok pesantren, dan masyarakat.

Ia menambahkan, pada Ramadhan 1447 Hijriah/2026 MUI Nabire akan menggelar Safari Ramadhan di sejumlah lokasi, di antaranya pada 8 Ramadhan di Masjid Muhajirin dan 15 Ramadhan di wilayah SP3, dengan melibatkan pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para pemangku kepentingan.

Selain itu, MUI mengimbau seluruh pengurus Dewan Kemakmuran Masjid agar selektif dalam menghadirkan penceramah dari luar daerah. Pengurus diminta berkoordinasi dengan Binmas Islam Kementerian Agama Kabupaten Nabire dengan melampirkan daftar riwayat hidup penceramah untuk diteruskan kepada MUI Nabire.

“Mari kita sambut Ramadhan dengan semangat ibadah guna meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” kata Rohimin.(rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *